Saturday, April 19, 2008

KUATNYA SATU BANGSA KRN PEMURAH


INDAH-BAHAGIA NYA HIDUP SEKALI INI DENGAN SUKA MEMBERI. JAPAN MEMBERIKAN BONUS 15-25% DARI KEUNTUNGAN PERUSAHAAN,AMERIKAN 10% DARI PENGASILAN, JADI MEREKA NEGARA KUAT KARENA PEMURAH.

MY DREAM IS TO SEE THE PEACEFUL SOCIETY,JUSTICE FOR ALL,NONE DISCRIMINATION,AND PROSPERITY.[/color]

بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Bismilahirahmanirrahiim.

Masih sekitar hablul minallah,menjelaskan faedah2 HAJJIdan sekarang kita akan masuk kepada ibadah ZAKAT

Alhamdulillah, setelah saya mengali Rahasia2 Al Quran Karim sebagai buku pedoman hidup manusia barulah saya tahu kenapa dan apa faedahnya melaksanakan ibadah ZAKAT.Inilah beberapa ayat yang saya temukan dlm al Quran..

Allah Maha Kaya Raya, lagi Maha Pengasih dan Penyayang..Semua yang ada di alam ini adalah ciptaan Allah dan milik Allah swt.

Allah sediakan semua itu untuk kehidupan manusia, agar manusia bisa bersyukur..bisa hidup sejahtera, aman dan bisa beribadah kepadaNya dengan tentram dan damai..

Allah Maha Adil dan Maha Bijaksana. Allah tidak saja memberikan aturan2 kepada penerima bantuan,…tapi juga Allah memberikan aturan2 kepada manusia yang “suka memberi bantuan ”.

Inilah aturan aturan Allah dalam Al Qur’an.Agar .

1.Ambilah dari harta benda mereka zakat untuk membersihkan dan mensucikan mereka dengan zakat.(At Taubat ayat 103)

خُذۡ مِنۡ أَمۡوَٲلِهِمۡ صَدَقَةً۬ تُطَهِّرُهُمۡ وَتُزَكِّيہِم بِہَا وَصَلِّ عَلَيۡهِمۡ‌ۖ إِنَّ صَلَوٰتَكَ سَكَنٌ۬ لَّهُمۡ‌ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ (١٠٣

Zakat adalah suatu kewajiban bagi orang orang yang mendapat anugerah atau rezeki dari Allah. Dan jumlahnya sudah ditentukan paling kecil 2.5%(Hadits) dari pengasilan satu tahun.

Makin besar jumlah yang diberikan akan lebih baik untuk kesejahteran masarakat dan kebaikan untuk diri sendiri.

Sebahagian golong Chriastiani memberikan rezekinya 10% sesuai dgn wahyu ALLAH di Injil. Ternyata rezekinya lebih banyak dari umat Islam. Perlu kita renungkan...japan memberikan 15-25 % dari profit perusahaan

2.Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang2 yang menafkahkan hartanya dijalan Allah, adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir benih, pada tiap tiap butir; seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang ia kehendaki; Al Baqarah ayat 261.


مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٲلَهُمۡ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتۡ سَبۡعَ سَنَابِلَ فِى كُلِّ سُنۢبُلَةٍ۬ مِّاْئَةُ حَبَّةٍ۬‌ۗ وَٱللَّهُ يُضَـٰعِفُ لِمَن يَشَآءُ‌ۗ وَٱللَّهُ وَٲسِعٌ عَلِيمٌ (٢٦١

(bukan kah indah dan bahagia ini..?)

3.Orang orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah,kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut nyebut pemberiannya itu, dan dengan tidak menyakiti perasaan yang menerima, mereka akan memproleh pahala.Al Baqarah ayat 262

ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٲلَهُمۡ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ ثُمَّ لَا يُتۡبِعُونَ مَآ أَنفَقُواْ مَنًّ۬ا وَلَآ أَذً۬ى‌ۙ لَّهُمۡ أَجۡرُهُمۡ عِندَ رَبِّهِمۡ وَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ (٢٦٢

4.Perkataan yang baik dan pemberian maaf, lebih baik dari pada sedekah yang diiringi dengan suatu yang menyakiti hati penerima.Al Baqrah ayat 263


قَوۡلٌ۬ مَّعۡرُوفٌ۬ وَمَغۡفِرَةٌ خَيۡرٌ۬ مِّن صَدَقَةٍ۬ يَتۡبَعُهَآ أَذً۬ى‌ۗ وَٱللَّهُ غَنِىٌّ حَلِيمٌ۬ (٢٦٣)

5.Hai orang orang beriman, janganlah kamu menghilangkan pahala sedekahmu dengan menyebut nyebutnya dengan menyakiti hati penerima, seperti orang yang menafkahkan hartanya karena ria “ Al Baqarah ayat 264.

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تُبۡطِلُواْ صَدَقَـٰتِكُم بِٱلۡمَنِّ وَٱلۡأَذَىٰ كَٱلَّذِى يُنفِقُ مَالَهُ ۥ رِئَآءَ ٱلنَّاسِ وَلَا يُؤۡمِنُ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأَخِرِ‌ۖ فَمَثَلُهُ ۥ كَمَثَلِ صَفۡوَانٍ عَلَيۡهِ تُرَابٌ۬ فَأَصَابَهُ ۥ وَابِلٌ۬ فَتَرَڪَهُ ۥ صَلۡدً۬ا‌ۖ لَّا يَقۡدِرُونَ عَلَىٰ شَىۡءٍ۬ مِّمَّا ڪَسَبُواْ‌ۗ وَٱللَّهُ لَا يَهۡدِى ٱلۡقَوۡمَ ٱلۡكَـٰفِرِينَ (٢٦٤

6.Hai orang orang yang beriman, nafkahkanlah dijalan Allah sebagian dari hasil usahamu yang baik baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Janganlah kamu nafkahkan harta yang buruk buruk kepada nya, sedangkan kamu tidak menyukainya. Al Baqarah ayat 267.


يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَنفِقُواْ مِن طَيِّبَـٰتِ مَا ڪَسَبۡتُمۡ وَمِمَّآ أَخۡرَجۡنَا لَكُم مِّنَ ٱلۡأَرۡضِ‌ۖ وَلَا تَيَمَّمُواْ ٱلۡخَبِيثَ مِنۡهُ تُنفِقُونَ وَلَسۡتُم بِـَٔاخِذِيهِ إِلَّآ أَن تُغۡمِضُواْ فِيهِ‌ۚ وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ حَمِيدٌ (٢٦٧

7.Syaitan menjanjikan/membisikan/menakut nakuti kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kikir..Albaqarah ayat 268.

ٱلشَّيۡطَـٰنُ يَعِدُكُمُ ٱلۡفَقۡرَ وَيَأۡمُرُڪُم بِٱلۡفَحۡشَآءِ‌ۖ وَٱللَّهُ يَعِدُكُم مَّغۡفِرَةً۬ مِّنۡهُ وَفَضۡلاً۬‌ۗ وَٱللَّهُ وَٲسِعٌ عَلِيمٌ۬ (٢٦٨

8.Jika kamu menampakan sedekah mu maka itu adalah baik sekali.(agar orang menirunya), Dan jika kamu menyembunyikannya itu lebih baik bagi mu (agar tidak ada orang yang iri hati pada mu ) Allah maha Tahu apa yang kamu kerjakan. Al Baqarah ayat 271.

إِن تُبۡدُواْ ٱلصَّدَقَـٰتِ فَنِعِمَّا هِىَ‌ۖ وَإِن تُخۡفُوهَا وَتُؤۡتُوهَا ٱلۡفُقَرَآءَ فَهُوَ خَيۡرٌ۬ لَّڪُمۡ‌ۚ وَيُكَفِّرُ عَنڪُم مِّن سَيِّـَٔاتِڪُمۡ‌ۗ وَٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٌ۬ (٢٧١

9.Orang orang yang menafkahkan hartanya dimalam dan disiang hari secara tersembunyi dan terang terangan maka mereka mendapat pahala disisi Tuhan. Al Baqarah ayat 274.( indah dan bahagianya hidup yang sekali ini yang suka memberi…)
ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٲلَهُم بِٱلَّيۡلِ وَٱلنَّهَارِ سِرًّ۬ا وَعَلَانِيَةً۬ فَلَهُمۡ أَجۡرُهُمۡ عِندَ رَبِّهِمۡ وَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ (٢٧٤

10.Dan apa saja harta yang kamu nafkahkan dijalan Allah, niscaya kamu akan diberi pahala oleh Allah dengan cukup, sedangkan kamu tidak akan merugi. Al Baqarah ayat 272.

لَّيۡسَ عَلَيۡكَ هُدَٮٰهُمۡ وَلَـٰڪِنَّ ٱللَّهَ يَهۡدِى مَن يَشَآءُ‌ۗ وَمَا تُنفِقُواْ مِنۡ خَيۡرٍ۬ فَلِأَنفُسِڪُمۡ‌ۚ وَمَا تُنفِقُونَ إِلَّا ٱبۡتِغَآءَ وَجۡهِ ٱللَّهِ‌ۚ وَمَا تُنفِقُواْ مِنۡ خَيۡرٍ۬ يُوَفَّ إِلَيۡڪُمۡ وَأَنتُمۡ لَا تُظۡلَمُونَ (٢٧٢)

(indah dan bahagianya hidup yang sekali ini kalau suka memberi..)

Demikianlah beberapa ayat Allah swt dan satu Hadist Nabi Muhammad saw kepada orang orang yang suka memberi, suka mengajak kebaikan, suka menolong, sebagai aturan2 yang seharusnya diikuti agar Allah sayang, manusia pun sayang.

Sekiranya manusia tidak mengikuti aturan aturan Allah ini, Allah mengatakan bahwa pemberian / pertolongan mu itu sia sia dan tidak berarti disisi Allah swt. atau tidak mendapat pahala.

INDAH DAN BAHAGIANYA HIDUP YANG SEKALI INI …kalau suka memberi….

….. tangan selalu diatas…dan dimuliakan…oleh Allah swt dan oleh manusia…

(Nabi bersabda; tangan diatas lebih baik dari tangan dibawah..)

suka memberi (sedekah) ilmu,..makin pintar, hendaklah jadi guru/dosen, Mubaligh…
suka memberi (sedekah) uang/harta, makin kaya, dermawan, hendaklah bekerja sungguh sungguh..mencari karunia Allah sebanyak banyaknya.
suka memberi (sedekah) tenaga, kesehatan makin baik, hendaklah suka bekerja, dan berolah raga..

suka memberi (sedekah)senyum, awet muda, cerah ceria, banyak teman, dan murah rezeki

suka ber do’a,(sedekah) tercapai cita cita, Allah pun sayang, tidak menjadi sombong, karena semua adalah milik Allah swt. maka mintalah pada Nya.

suka memberi (sedekah) nyanyi (bernyanyi) akan terhibur diri dan umat, bacalah Al Quran dengan suara yang merdu..hendaklah jadi penyanyi...

Bagaimana pula orang orang yang tidak suka memberi alias “kikir dan pelit”, Allah tidak menyukai orang yang kikir-pelit, orang lainpun tidak suka.

Pertolongan makin jauh, perasaan selalu kewatir akan miskin, hidup tak tentram, merasa kesepian, hidup makin hari makin susah.

Kikir dan pelit adalah ajakan shetan yang membawa manusia hidup yang tidak bahagia, hidup yang susah, maka hati hatilah akan ajakan shetan. Enak sebentar, tapi akan menderita lebih lama. Bukan diri sendiri yang menderita, tapi anggota keluargapun ikut menderita. Nauzubillah. ..Hati hatilah akan ajakan setan wahai orang orang yang beriman…! Allah sudah memperingatkan manusia..!!


Marilah kita tingkatkan qualitas cara bersyukur kita kepada Allah swt dan kepada manusia, semoga Allah menambahkan nikmat2Nya kepada kita, baik nikmat ilmu,rezeki, kesehatan dan nikmat beribadah kepada Allah sebagai pencipta Agung kita.

Thankgiving, mungkin para pembaca pernah mendengar kata kata ini. Thankgiving adalah hari bersyukur, hari saling memberi.

Saya terkesan sekali kepada budaya orang Barat, terutama masakat Amerika sewaktu saya berada di Amerika.

Satu minggu sebelum hari Thankgiving Day, Mall dan supermarket penuh orang berbelanja untuk dihadiahkan kepada seseorang yang dicintainya atau disayanginya atau kepada teman, orang tua, anak dll.

Mereka sangat bergembira, kelihatan sekali masarakat bahagia dan bergembira menerima hadiah2 atau memberi hadiah2.

Keduanya bergembira. Masya Allah, saya ingat akan ayat2 Allah diatas, sudah diberitahukan oleh Rasulullah saw, barang siapa yang suka memberi, Allah akan tambahkan kepadanya pemberian Allah kepada nya berlipat.

Perintah memberi atau dermawan juga diperintahkan oleh Tuhan kepada umat Christen dan bagi mereka sudah menjadi budaya dan dilaksanakan setiap Tahun sebagai latihan2 untuk hari hari biasa.

Pemberian Tips sudah menjadi budaya yang mulia pula di Amerika, kalau kita makan di Restaurant2 di Amerika pada umumnya orang2 yang makan memberikan Tips kepada orang yang melayaninya lebih kurang 15% dari jumlah makanan yang kita harus bayar.

Alangkah indahnya hidup yang seperti ini. Yang memeliki uang pemurah dan yang bekerja akan gembira dan memberikan layanan yang terbaik. Sehingga terciptalah masarakat berkasih sayang.

Terpikir bagi saya akan janji Tuhan, bahwa tuhan akan memberikan berlipat ganda. Ternyata Janji Tuhan ini benar, masarakat Amerika sangat makmur, rezekinya berlebih lebih dibandingkan dengan negara2 lainnya, apalagi dengan negara2 Islam.

Pemberian Bonus. Di Japan pemberian Bonus kepada kariawannya juga sudah menjadi budaya. Setiap 6 bulan para pengusaha memberikan bonus kepada kariawan2nya sebesar lebih kurang 15% - sampai 25 % dari keuntungan perusahaan.

Hikmahnya; rasa memiliki, produktifitas meningkat setiap tahun, quality control terjaga baik. Kesejahteraan kariawan dan rakyat membaik dan akhirnya menjadi negara makmur.

Alangkah Indahnya sekiranya budaya zakat dapat diintensifkan, dirayakan dalam waktu yang sama. Sekarang ini umat islam waktu membayar zakat berbeda beda, jadi tidak kelihatan kekompakannya dalam suatu negeri. Perlu kita pikirkan dan renungkan.

Marilah kita berdoa kepada Allah Yang Maha kaya Raya dan Pemberi Rezeki.

Yaa Allah yaa Tuhan kami, ampunilah dosa dosa kami selama ini atas kelemahan kami, kebodohan kami, kelalaian kami dan ketidak tahuan kami, yaa Allah kami takut akan azabMu yang pedih bai didunia maupun di akhirat nanti. Kepada siapalagi kami bermohon kalau bukan kepada Mu yaa Allah Yang Maha pengampun lagi Maha mendengar.

Yaa Allah yaa Tuhan kami, berilah kami rezeki yang banyak, ilmu yang luas, dan sembuhkanlah kami dari sakit penyakit yaa Allah agar hidup kami ini bermanfaat untuk orang banyak, dapat membantu fakir miskin dan anak2 yatimpiatu dan serta dapat menjayakan agamu. Jadikanlah hidup kami yang sekali ini hidup yang pandai bersyukur dan mensyukuri semua pemberianMu, amin yaa rabbalalamin.Demikianlah terimakasih semoga ada manfaatnya. Sekiranya ada yang benar itu datang dari Allah, dan kalau ada yang salah itu datang dari saya mohon dimaafkan dan diberikan koreksi.

Menuju masarakat yang bermanfaat didunia berarti di akhirat. Berzikir, pikir dan ikhtiar
Keep your hands busy with works; keep your mouth busy with remembrance of Allah
And leave inheritance as much as possible

Wassalamu’alaikum wr wb.

Note;silakan kirimi kawan2,usztad2 dan ulama2.

No comments: