Sunday, June 06, 2010

TAFSIRAN IBNU KATSIR YG MENYIMPANG DR AL QURAN

Creative AlQuran Study.
Al Quran gives the true solution
Book Seri IV: KITAB TAFSIR IBN KATSIR
Abdullatif.

KITAB TAFSIR IBNU KATSIR TIDAK LUPUT DARI KESALAHAN2 MANUSIA.OLEH KARENA ITU TIDAK BOLEH DI ANGGAP KITAB YG SUCI, HARUS BERHATI HATI !

Inilah pendapat beberapa ulama2 Arab, dimana sebahagian besar usztad2, ulama2 dan pemuda2 Islam,tanpa mengoreksi hasil karya Ibnu Katsir mudah kita disesatkan dan menyimpang dari al quran,jalan yang lurus.

Golongan2 islam yang mengambil rujukan2 aqidah dari Ibnu Katsir memperlihatkan ajaran Islam yang keras,kejam, zolim,penindas, dan lagi terbelakang seperti masarakat Islam Afganistan-Taliban.

Coba renungkan orang yang memuji Ibnu Katsir seperti dibawah ini;

"Al-Imam Asy-Syaukani rahimahullah -beliau juga menulis tafsir- mengatakan bahwa Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir terbaik, jika tidak bisa dikatakan sebagai tafsir terbaik, dari kitab-kitab tafsir yang ada.

Al-Imam As-Suyuthi rahimahullah menilai tafsirnya menakjubkan, belum ada ulama yang menandinginya. Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah dalam bukunya Al-‘Ilmu menganjurkan penuntut ilmu membaca Tafsir Al Qur’anil ‘Azhim atau yang lebih dikenal dengan Tafsir Ibnu Katsir."

Siapa2 yang menentang kemasyuran dan kehebatan Ibnu Katsir pasti akan dituduh dgn bermacam cara dan nama buruk untuk menjatuhkan si pengoreksi.

Saya sudah siap menerima bermacam tudingan,hinaan dan fitnah kepada pribadi saya.Saya hanya berlindung dan minta pertolongan kepada ALLAH saja.Perhatikan wahyu2 ALLAH dibawah ini;

Bismilahirrahmanirrahiim.

Berkatalah Rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur'an ini suatu yang tidak diacuhkan".QS.25:30 Sesungguhnya Al Qur'an itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang hak dan yang batil, (QS.86:13).Maka kepada perkataan apakah selain Al Quran ini mereka akan beriman?QS.77;50 (apakah kepada hadist2 atau riwayat yang dibuat manusia? )

Siapa2 yang beriman kepada kitab2 karangan manusia 100% , selain al Quran, dia jatuh dosa syirik

Siapa2 yang beriman kepada manusia, ulama2,imam2 100%, selain ALLAH, dia jatuh dosa Syirik.

Dengan kata lain, kalau kita beranggap karya2 ibnu Katsir yaitu tafisran Al Quran adalah benar semua, suci dari kesalahan2 artinya kita menyekutukan ALLAH dengan Ibnu Katsir. Ini dosa Syirik. Jadi kita dilarang mempercayai kitab2,buku2 karya manusia 100%,harus kita filter lebih dahulu dengan Al Quran.

Kalau tidak bertentangan dgn al Quran,maka bolehlah diambil sebagai rujukan, tapi kalau bertentangan maka itu adalah palsu dan menyesatkan.

Pada umumnya pemuda2 Islam yg belajar agama, kalau kitab2 agama yang datang dari Arab dan disebutkan dari ulama2 terkenal dan besar, dia lansung menelan isi kitab itu tanpa ada rasa skeptis atau rasa curiga sama sekali. Begitu bukan?

Alhamdulillah, atas kurnia dan rahmatNya, dalam mempelajari rahasia2 ALLAH dalam Al Quran, saya menemukan beberapa pemikiran dan tafsiran ayat2 ALLAH oleh Ibnu Katsir yang aneh, ganjil, dan bertentangan dengan al Quran sebagai filter yang paling suci dari ALLAH swt. Antara lain adalah sebagai berikut dibawah ini;

I. SUMBER TAFSIRAN AL QURAN (The Sources Of Tafsir )

Ibnu Katsir berpendapat bahwa sumber ilmu menafsirkan al quran terbagi;

1. Menafsirkan Al Quran dengan Al Quran.(to explain the Qur'an with the Qur'an itself)

2. Menafsirkan al Quran dengan sunnah Rasul.(So one seeks the Tafsir of the Qur'an with the Qur'an itself and with the Sunnah)

3.Menafsirkan Al Quran dengan Para sahabat2. ( If one cannot find the Tafsir in the Qur'an or Sunnah, he should refer to the statements of the Companions,).

4. Menafsirkan Al Quran dengan para Tabi'in2, generasi kedua.(When unable to find the Tafsir in the Qur'an, the Sunnah or with the Companions, the scholars then look to the Tafsir of the Tabi`in, (second generation of Islam) such as Mujahid bin Jabr, who was a wonder himself in Tafsir

KOREKSI ;

1. Menafsirkan Al Quran dengan Al Quran. adalah benar.

Tafsiran yang benar adalah mengambil tafsiran dari Al quran itu sendiri,karena Al Quran sajalah yang dapat menjadi pegangan umat islam sampai hari kiamat karena ALLAH menjaga kesuciannya.

2. Menafsirkan al Quran dengan sunnah Rasul.Perlu klarifikasi.

Hadits2(sunnah) Rasul yang hanya menjelaskan wahyu2 ALLAH yang kurang jelas seperti wahyu ALLAH tentang shalat 5 kali sehari, tentang puasa dll.adalah benar.

Selain menyelaskan wahyu2 ALLAH, hadits2 yang banyak itu adalah hadits2 yg menjelaskan budaya Arab, dan budaya arab bukanlah Syariat Islam. Bagi orang2 Arab, saya yakin wajib mentaatinya.Hadits2 budaya arab ini bisa menyesatkan ajaran2 Islam dari yang benar.

3.Menafsirkan Al Quran dengan Para sahabat2. dan 4. Menafsirkan Al Quran dengan para Tabi'in2, generasi kedua.

Berdasarkan kepada ayat2 diatas itu, saya berkeyakinan bahwa mengambil rujukan tafsiran2 dari kitab2 sejarah para sahabat2,dan ulama2 generasi kedua(Tabi'in) yang beredar di pasaran sekarang ini, sudah tidak bisa lagi kitab2 asli, original dari sahabat2 rasul dan ulama2 generasi kedua. Kitab2 itu sudah tidak suci lagi dari kesalahan2 manusia. Kenapa?

a) Karena ALLAH tidak menjamin kitab2 agama para sahabat2 dan ulama2 generasi kedua itu,semua adalah rekayasa manusia. Yang dijamin oleh ALLAH kesuciannya hanya Al Quran saja.

b) Karena sahabat2 dan Ulama2 Generasi kedua itu sudah meninggal dunia ratusan tahun, mereka tidak dapat lagi menyaksikan kitab2 mereka yang ada sekarng ini, dan juga tidak ada tanda tangan2 dari mereka. Oleh karena itu kitab2 itu sudah banyak reduksi2 atau perbaikan2 sesaui dgn penulisnya.

Saya umpamakan kitab2 sejarah para sahabat2 dan tabi'in2 seperti;

Secangkir air bersih yang di ambil dari sumber air bersih diletakan di atas meja,kalau air bersih ini di minum oleh manusia akan memberikan manfaat untuk tubuh dan kesehatan.

Tapi kalau air bersih itu di nodai oleh setitik najis saja, maka air diatas meja itu tidak lagi disebut air bersih atau suci, disebut air kotor, begitu bukan?

Kalau air kotor diatas meja itu di minum oleh manusia,kemungkinan besar akan membawa penyakit ketubuhnya.

Begitulah kalau umat Islam mengambil rujukan Syariat islam dari kitab2 selain Al Quran, seperti kitab2 hadits Muslim-Bukhari, kitab2 Sejarah para sahabat2 dan kitab2 ulama2 Tabi'in2 maka umat islam akan sakit, jiwanya sakit, dan akan membawa malapetaka kepada umat Islam itu sendiri dan umat manusia.

Terjadinya konflik2 bukan saja dalam masarakat islam, tapi dengan umat non Islam. Terjadilah peperangan2 dan penindasan2 sesama Muslim di negeri2 Islam yang penduduknya majoritas Islam.

Sedangkan kita ketahi dari Al Quran,bahwa kedatangan ajaran2 islam itu akan membawa --Rahmat--bagi semua manusia baik islam, non Islam, anti tuhan dan binatang sekali pun.

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.
وَمَآ أَرۡسَلۡنَـٰكَ إِلَّا رَحۡمَةً۬ لِّلۡعَـٰلَمِينَ (١٠٧) قُلۡ إِنَّمَا يُوحَىٰٓ إِلَىَّ أَنَّمَآ إِلَـٰهُڪُمۡ إِلَـٰهٌ۬ وَٲحِدٌ۬‌ۖ فَهَلۡ أَنتُم مُّسۡلِمُونَ (١٠٨)
We sent thee not, but as a mercy for all creatures.(QS.21:107-108)

Demikian koreksi dari sumber tafsiran Al Quran Ibnu Katsir. Semoga ayat2 ALLAH yang menjelaskan diatas itu dapat memperbaiki aqidah kita dan sekali gus berhati hati dengan tafsiran2 dari Ibnu katsir dan lain2nya.

II. SEMUA UCAPAN DARI RASUL ADALAH WAHYU2 ALLAH.. )This is why the Messenger of Allah said;(hadits)
`The Sunnah was a revelation from Allah just as the Qur'an, although it is not
recited as the Qur'an is recited.')

KOREKSI;

Ibnu Katsir berpendapat diatas itu,bahwa semua ucapan2 Rasulullah saw adalah wahyu2 ALLAH,walaupun tidak tertulis dalam al quran tapi di kitab2 hadits.

Berdasarkan kepada ayat ALLAH dibawah ini, pendapat Ibnu Katsir itu adalah bertentangan dengan Al Quran.setiap yang bertentangan dengan Al Quran adalah palsu, dan menyesatkan umat Islam dan berakibat fatal sekali.

"Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami,Niscaya benar-benar kami pegang dia pada tangan kanannya. Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya. Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami), dari pemotongan urat nadi itu. QS.69:40-47


Dari ayat diatas itu terbukti bahwa Rasul haram menambah dan mengurangi peraturan2 ALLAH atas nama ALLAH.

Tugas Rasul adalah pemeri peringatan dan mencontohkan saja, bukan menambah nambah sesuai dengan keinginan Rasul, tidak demikian.

QS 16:44; Tugas Rasul menjelaskan dgn sejelas jelasnya kepada masarakat apa yg
diturunkan kpd mereka.

Penangkal kedua adalah bahwa Rasulullah saw adalah manusia biasa. Beliau bisa bersalah seperti manusia biasa. dan beliau pernah mengalami kekelahan dalam peperangan Uhud dengan musuh.

Katakanlah: "Bahwasanya aku hanyalah seorang manusia seperti kamu, diwahyukan kepadaku bahwasanya Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa, maka tetaplah pada jalan yang lurus menuju kepada-Nya dan mohonlah ampun kepada-Nya. Dan kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang mempersekutukan (Nya),QS;41:6


Jadi ucapan2 Rasul itu ada 2 macam;

Pertama ucapan dalam menyampaikan wahyu2 ALLAH dan kalau wahyu2 ALLAH itu kurang jelas,maka Rasul menyelaskannya.

Kedau adalah ucapan2 sehari hari atau nasehat2 sebagaimana manusia biasa.Kalau dianggap semua ucapan dan perbuatan2 Rasul adalah wahyu2 ALLAH,artinya Rasul adalah sama dengan ALLAH. Kita akan jatuh dosa Syirik.Tidaklah demikian.

Demikianlah koreksi dari saya,semoga ayat2 ALLAH diatas itu dapat memperbaiki aqidah kita selama ini yang beranggap tafsiran Ibnu katsir benar semua, dan juga salah kalau beranggap bahwa semua ucapan Rasul adalah wahyu2 ALLAH.

III. TAFSIRAN IBNU KATSIR TENTANG RIBA.

http://www.qtafsir.com/index.php?option=com_content&task=view&id=122#1

Definisi Riba menurut Ibnu Katsir(Lihat Situs diatas itu) tidak jelas sama sekali.Beliau merujuk kepada Sahabat2 dan ulama2 Tabi'in yang menjelaskan bahwa riba itu adalah haram. Riba tidak sama dengan perdagangan dll.Kemudian ditambahkan setiap yang ragu2 adalah lebih baik di tinggalkan.

KOREKSI;

Berdasarkan kepada wahyu ALLAH kepada nabi Musa (Taurat) Definisi riba itu sangat jelas sekali. Zaman Nabi Musa as riba juga adalah haram. Karena akan menyusahkan kepada orang2 yang meminjam uang dengan memberikan "bunga" atau "usury" yang besar kepada orang2 yg sangat memerlukan uang untuk hal2 terdesak karena sakit, menikahkan anaknya tidak mempunyai uang dll.

Meminjamkan uang kepada orang2 miskin dan terdesak adalah haram hukumannya. Sedangkan meminjamkan uang kepada keperluan perdagangan, industri dan pembangunan, dengan bunga yang tidak besar, tidaklah diharamkan. Karena bermanfaat untuk kedua belah pihak.Ini dalilnya dari ALLAH.

Exodus 22:21 If you lend money to one of my people among you who is needy, do not be like a moneylender charge him no interest.

Dari ayat diatas ini dapat kita simpulkan bahwa memberikan pinjaman kepada seseorang yang membutuhkan tapi bukan untuk berniaga,maka dilarang memberikan bunga. Hukumnya haram.

Berdasarkan kepada wahyu ALLAH kepada Nabi Musa as, maka bank2 konventional itu yang memberikan bunga yang kecil dan bermanfaat untuk kemajuan perdagangan dan industri2, dan membuka lapangan kerja maka perbuatan itu adalah manfaat,setiap perbuatan2 yg bermafaat adalah halal.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh( atau perbuatan2 bermafaat0, mendirikan sembahyang dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. QS 2:277.

Semoga wahyu2 ALLAH diatas itu dapat memperbaiki pemahaman Riba kita selama ini kepada wahyu ALLAH diatas itu.

IV. TAFSIRAN IBNU KATSIR TENTANG AYAT QS.4:115.

The Punishment for Contradicting and Opposing the Messenger and Following a Path Other than That ...

http://www.qtafsir.com/index.php?option=com_content&task=view&id=605&Itemid=59#1

TAFSIRAN DALAM BHS INDONESIA;

Renungkan ayat ALLAH dan tafisiran ibn Katsir.

Dan siapa saja yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya dan
mengikuti jalan yang bukan jalan kaum mukminin, maka Kami biarkan ia berpaling
ke dalam kesesatan yang telah dia tempuh sendiri lalu Kami masukkan dia ke dalam
jahannam, sedangkan jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali." (An Nisaa': 115)

Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata: "Hendaklah siapa saja yang menyelisihi
syari'at Rasul, baik secara lahir maupun batin, takut untuk tertimpa fitnah
dalam hatinya berupa kekafiran, kemunafikan, bid'ah, atau tertimpa adzab yang
pedih di dunia dengan dihukum mati, had, dipenjara atau yang lainnya."


Dengan dasar ayat diatas itulah Ulama2 wahabi_salafy fundamentalis mengeluarkan, fatwa halal darah orang2 kafir, termasuk Syiah, dan Ahmadiyah.Dengan Fatwa ulama2 itulah orang2 muslim Syiah dan Ahmadiyah di bunuh di Pakistan ,Afganistan Adan Saudi arabia oleh ulama2 Taliban atau ulama2 wahabi-salafy yang Radikal.

Golongan2 Islam Syiah, Ahmadiyah dll adalah dianggap oleh ulama2 wahabi-salafy golongan2 islam yang sesat atau kafir. Darah mereka adalah halal, di hukum mati.

KOREKSI;

Ulama2 yang mengikuti tafsiran2 Ibnu Katsir menjadikan umat Islam, bukan umat islam yang berakasih sayang, santun dan bijak, tapi menjadikan segolongan umat Islam yang kasar akhlaqnya, pembunuh, dan penindas. Sesungguhnya mereka sudah merusak agama islam senagaja atau tidak sengaja.

Tidfaksalahlah umat diluar islam yang radikal pula menuduh ajaran2 islam adalah ayat2 Setaninc sebagaimana Salma Roshide menuduh.

Berdasarkan kepada ayat2 dibawah ini, jelas sekali orang2 yang sesat, yang tidak sepaham dengan Rasulullah, atau ingin memecah agama Islam yg dibawa Rasul atau ada yang mengaku nabi dll, ALLAH memperingatkan Rasul seperti berikut ini;

==============================================

Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka (terpecah) menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikit pun tanggung jawabmu terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah (terserah) kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.

Tugas kamu(Muhammad) hanya menyampaikan saja. Kami lah yang menghisab
perbuatan2 mereka" dan QS.13:40.

"Jika sekiranya kamu bersikap keras,kasar,jahat budi pekerti, berhati kasar
(tidak lemah lembut, tidak senyum ), niscaya larilah tamu-tamu itu dari kamu."
(QS.3:159 ). (Anti kekerasan).

Jika mereka tetap berpaling,maka sesungguhnya kewajiban yang dibebankan atas
kamu(Muhammad) hanyalah menyampaikan (amanat ALLAH ) dgn terang Qs 16 :82.

==================================================

BEGITU PULA KALAU ULAMA2 MERUJUK KPD KITAB SEJARAH ABU-BAKAR SEPERTI BERIKUT INI;

qoute; Quote dari kitab al Quran \ dan TerjemahanTerbitan Kerajaan Saudi Arabia, kepunyaan Raja Fahd.Sejarah Al Quran, halaman 20. Al Quran di masa Abu Bakar;

[Maka terjadilah peperangan yang hebat untuk menumpas orang2murtad dan pengikut2 yang mengaku nabi itu. Di antara peperangan2 itu yang terkenal adalah peperangan-"yamamah" .]

KOREKSI;

Sahaba2 Rasul yang mengikuti Rasul cara berdakwah selama 23 tahun, pasti mengikuti sunnah Rasul yaitu dengan baik2,santu, dan himah, bukan dengan kekerasan dan peperangan. Sebagaimana ayat2 diatas tersebut.

KESIMPULAN;

1. Kitab yang suci sampai hari ini dan sampai hari kimat adalah Al Quran,sebagai pegangan pedoman hidup kita, dan sebagai =filter= untuk membersihkan kitab2 hadits2,kitab2 sejaharah dan kitab2 imam2 dsb.

2. Kita tidak boleh percaya begitu saja 100% kepada kitab2 karangan2 ulama2 terkenal di tanah Arab,bisa menyesatkan kita,Sebaiknya diperiksa lebih dahulu dgn al Quran.

3. Konflik2 yang terjadi di dalam masarakat Islam itu sendiri disebabkan mempercayai 100% tafsiran2 Ibnu Katsir dan kitan2 Hadits Muslim dan Bukhari tanpa memeriksa lebih dahulu dgn al Quran.

Demikianlah penemuan2 saya dlm menyilami rahasia2 Allah dalam Al quran.Kalau benar itu datang dari ayat2 ALLAH,mari kita taati dengan baik, kalau salah itu datang dari kelemahan saya, tinggalkan saja.Kalau bisa dikoreksi dengan dalil dari Al Quran saya akan hargai sekali.

"Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku, amien.

Wassalamu'alaikum wrwb.

1 comment:

bakar said...

salam yaa akh Abd.latif ahsan antum istighfar, belajar akhlak kemudian fiqh. samihni...lazimkan SHALAWATURASUL....