Sunday, July 23, 2006

FREEDOM OF THOUGHT,CONSCIENCE AND RELIGION ACCORDING TO GOD'SLAWS

KEMERDEKAAN ADALAH HADIAH DARI ALLAH YANG HARUS DI SYUKURI DAN DI JAGA.
(Kemerdekaan seseorang sering kita saksikan di rampas oleh penguasa yang bersistem dictator dan ada pula yang mengatasnamakan agama islam dan Kristen.)

Oeh Latif abdul(17).

ALLAH menciptakan bumi dengan semua ciptaannya.
ALLAH menciptakan pula manusia sebagai pembantu2/ pekerja2 untuk menjaga, memelihara, dan membangun suatu pradapan yang islami yang diinginkan oleh ALLAH.

ALLAH menurunkan pula buku2 petunjuk(Taurat,Injil dan Al Quran) ke bumi lewat Rasul2nya yang terpilih dari manusia, agar manusia mengikuti peraturan2 .

Dalam memberikan peraturan2 kepada Rasul2Nya ALLAH memperingatkan Rasul2nya untuk tidak memaksa manusia sebagai pekerja2 ALLAH, mereka (pekerja2) diberikan kemerdekaan untuk memilih antara dua jalan.
ALLAH mengizinkan setan makhluk ALLAH jua, untuk menggoda atau menganggu manusia sebagai testing….apakah manusia benar2 mau bekerja untuk ALLAH atau tidak.

Saya ajak anda membayangkan orang2 yang di ciptakan oleh ALLAH tanpa ilmu yaitu seperti orang2 yang tinggal di-hutan2 itu, tanpa baju, hidup seperti binatang saja bukan. Sampai sekarang kita masih bisa melihat dan menyaksikan orang2 asli tanpa pengaruh luar artinya tanpa pengaruh ilmu2 yang diturunkan oleh ALLAH. Coba anda bayangkan pula masarakat jahilliah zaman Rasulullah yang hidup dipadang-pasir, zamannya nabi Ibrahiim, Musa, Isa dan Nabi Nu’h.

Jadi turunya peraturan2 ALLAH kepada Rasul2 adalah salah satu nikmat,keberuntungan bagi umat manusia untuk membangun sebuah pradapan yang ALLAH inginkan yaitu peradapan yang hidup manusia sejahtera, damai, hidup harmonis antara bermacam bangsa, hidup yang mentaati peraturan2 yang di berikan oleh ALLAH. Tanpa mengikuti peraturan2 yang diberikan oleh ALLAH,walaupun mereka sudah tinggal di kota2 dan sudah mempunyai pradapan yang lumayan, mereka masih bisa saling bermusuhan, saling zolim menzolimi dan bahkan saling bunuh membunuh bukan? Karena apa?

Karena Setan yang diizinkan oleh ALLAH untuk menguji manusia itu sendiri. Jadi selagi setan masih diberi hidup oleh ALLAH,selama itu pulalah kejahatan2 baik kekerasan, penzoliman, perangai yang amoral.

Orang2 yang tinggal di kota kota ini yang sudah pandai tulis baca, tetapi kalau tidak mengikuti DIIN ALLAH lebih buruk dari pada binatang ternak. Nauzubillah.
Kenapa ALLAH sampai mengatakan demikian? Bintang ternak itu masih bermanfaat untuk dimakan oleh manusia, tetapi manusia2 yang ingkar itu masih bisa membunuh manusia, merusak ciptaan ALLAH dll bukan?

Lihatlah negara2 komunis yang anti DIIN ALLAH mereka mau membunuh keluarganya kalau tidak mengikuti Partai komunis. Lihatlah Saudi Arabia ulama2 Radikal menzolimi Syaih, Ahmadiah dll. Lihatlah MUI dan golongan islam Radikal di negeri kita, menzolimi, mengharamkan dan bahkan golongan Radikal membakar rumah2 orang2 Ahmadiah. Lihatlah di Pakistan, orang2 Ahmadiah di bunuh , dikejar kejar dan terakir di usir dari negerinya. Mereka melarikan kenegara Negara Inggeris, Amerika dimana setiap agama,keyakinan diberi kemerdekaan menjalankan ibadahnya.

Demikianlah kejamnya manusia kalau sudah tidak mengikuti peraturan2 ALLAH dengan sempurna (khafah). Kita masih dapat menyaksikan sekarang ini di Iraq, dimana hampir setiap hari orang2 islam radikal membunuh anak2, wanita2 dan orang yang tidak ikut berperang dengan Bom2 bunuh diri, nauzubillah…

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.QS.7:179.

Inilah dua peraturan ALLAH yang diturunkan kepada Nabi Musa dan Nabi Muhammad saw.tentang kemerdekaan yang diberikan oleh ALLAH kepada setiap orang.

As ALLAH said to the Messenger of Muhammad saw ; And shown him the two ways (good and evil)(QS.90:10) ) Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan.(jalan kebaikan atau jalan setan, )

Also as ALLAH said to the Messenger of Moses; Today I am giving you a choice between good and evil, or between a blessing and a curse, between live and death. (Deuteronomy 30; 1,15).[/color].Hari ini AKU berikan kamu sebuah pilihan antara baik dan buruk(setan) atau antar rahmat ALLAH dan kutukan ALLAH atau antara hidup dan kematian.You were born with the freedom of choice

Dari kedua ayat2 ALLAH diatas bahwa manusia dilahirkan di bumi ini sudah diberikan kemerdekaan; Kemerdekaan memilih kesenangannya seperti berikut dibawah ini:

1.Memilih jalan ALLAH,yang baik dan benar, atau jalan setan, yang sesat atau berbahaya.
2.Memilih tempat yang terakir yaitu syurga atau neraka yang sudah disediakan oleh ALLAH.
3.Memilih jalan kaya ilmu dan harta atau miskin.
4.Melih jalan mulia atau terhina
5.Memilih agama, kepercayaan, dan menjalankan keyakinan , mengajarkan keyakinannya dan belajar apa yang diinginkannya dengan aman,tampa ada interfensi dari pihak lain.
6.Menukar agamanya, keyakinannya
7.Merdeka memilih pimpinan negaranya, dan organisasinya
8.Merdeka berorganisasi, berkumpul, bersuara, demontrasi dan mengirim informasi lewat media cetak, elektronik dan dll
9.Merdeka memilih cara berpakaian dan model
10.Dan lain lain.

Dalam Taurat,Injil dan terakir Al Quran, tidak ada ALLAH memberitahu kepada ketiga Rasul2Nya untuk memaksa umatnya mengikuti peraturan2 ALLAH. Siapa yang ikut peraturan2 ALLAH bahagialah mereka, dan siapa2 yang tidak mengikuti peraturan2 ALLAH, nanti ALLAH saja yang dapat menghukumnya.

"Tugas kamu(Muhammad) hanya menyampaikan saja. Kami lah yang menghisab(menghukumnya) perbutan2 mereka" dan QS.13:40

Kewajiban Rasul2Nya hanya menyampaikan saja dengan baik dan sopan santun serta memberikan contoh2 yang sempurna. Rasul2nya adalah contoh2 manusia yang patuh dan taat kepada ALLAH swt. Mereka adalah manusia2 pilihan dari ALLAH, yang dibimbing oleh ALLAH swt selalu.

Inilah peringatan2 dari ALLAH agar umat islam berpedoman kepada peraturan2 ALLAH ini agar masarakat dapat hidup harmonis,damai dan sejahtera di dalam bermacam macam agama,keyakinan, pendapat, model pakaian, aktifitas, berkreasi dll.
Kalau tidak mau dikatakan oleh ALLAH menjadi golongan yang lebih buruk dari pada binatang ternak.

“Apakah kamu mau masuk Islam? (kepada Jews, Christian, dan ummi) Jika mereka masuk Islam sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu (Muhammad ) hanya menyampaikan saja (ayat2 Allah) Dan Allah Maha melihat akan hamba hambanya.” QS.3:20

“Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu hendak memaksa manusia supaya mereka menjadi orang orang yang beriman semuanya?”QS.10;99

“Sesungguhnya kamu (Muhammad saw) hanyalah orang yang memberi peringatan. Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka.” QS.88:20-21.
Dan katakanlah (Muhammad);”Kebenaran itu datang dari Tuhan Mu; “maka barang siapa yang ingin beriman hendaklah ia beriman, dan barang siapa yang ingin khafir biarlah ia khafir ( mereka merdeka memilihnya)”QS. 18:28

Jadi manusia itu merdeka menentukan hidupnya,jalan hidupnya, inilah yang dimaksud dengan “Haq Azazi manusia.” Hak kemerdekaan seseorang yang diberikan oleh ALLAH swt.

Inilah peraturan2 hak Azazi manusia di PBB.

Article 18.Everyone has the right to freedom of thought, conscience and religion; this right includes freedom to change his religion or belief, and freedom, either alone or in community with others and in public or private, to manifest his religion or belief in teaching, practice, worship and observance.

Article 19. Everyone has the right to freedom of opinion and _expression; this right includes freedom to hold opinions without interference and to seek, receive and impart information and ideas through any media and regardless of frontiers.

Timbul pertanyaan bagi kita bukan? Kenapa ALLAH menciptakan bermacam macam bangsa2 dan bahasa ? Marilah kita lihat jawabannya dari Al Quran;

Hai manusia, Kami ciptakan kamu dari perempuan dan laki laki yang sama dan dijadikan berbangsa bangsa dan bersuku suku( bermacam bahasa, dan budaya) agar kamu satu sama lain saling mengenal. Dan yang terbaik disisi Allah adalah orang yang taat dan jujur. Allah Maha mengetahui dan maha mengenal.QS.49;13

Dan kami telah turunkan kepada mu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya yaitu kitab kitab yang diturunkan sebelumnya (Taurat,Injil ) dan batu ujian terhadap kitab kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepada mu Untuk tiap tiap umat diantara kamu Kami berikan peraturan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki niscaya kamu dijadikan satu umat saja, tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberianNya kepada mu, maka berlomba lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allahlah kembali kamu semuanya lalu diberitahukanNya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu. QS.5;48

Jadi jelas sekali dari pemberitahuan dari ALLAH bahwa ALLAH menciptakan bermacam macam umat(bangsa), budaya agar berlomba lomba berbuat kebaikan didunia. Siapa siapa yang banyak perbutan kebaikan atau amal2 salehnya sesuai dengan peraturan Tuhan, maka hidupnya akan lebih baik, lebih bahagia dan sejahtera dialah pemenang “The winner”

ALLAH adalah juri Agung, ALLAH lah yang akan mengadili setiap perbuatan manusia. Hanya kepada ALLAH-lah kita mempertanggung jawabkan (responsibility) setiap perbuatan kita didunia ini. Bukan kepada pemerintah, orang tua, Rasulullah saw, ulama, dan Islamic scholar.

Rasulullah saw, orang tua, dan para ulama tidak bertanggung jawab akan dosa2 umatnya, anak2nya, jemaahnya. Tanggung jawab atau responsibility mereka hanya menyampaikan saja dengan lemah lembut kepada umat. Tidak ada paksaan dan memaksakan kehendak dan keinginan kepada pihaklain dengan membuat peraturan2,dan siapa yang melanggar peraturan akan dihukum, ditindas atau dimasukan ke penjara.

Kalau sebuah jemaah yang bertentangan dengan penguasa dibubarkan. Seperti terjadi sampai sekarang di negara2 Arab,dimana golongan2 Syiah, ahmadiah, Sufi dll di dilarang berdakwah.

Begitu pula di Indonesia dimana MUI mengharamkan golongan Ahmadiah berdakwah.

Contoh yang paling dekat; Seumpama seorang ayah atau ibu dengan anak2nya; Orang tua tidak mempunyai hak untuk memaksa anak2nya mengikuti aturan2 orang tua. Orang tua yang bijaksana hanya menyampaikan saja atau mengajar anak2nya dengan lemah lembut dan memberikan contoh dan teladan yang baik, insya ALLAH anak2 akan ikut dan mematuhinya.

Tetapi kalau orang tua mengajar atau menyampaikannya dengan kasar, dipaksa, diancam(sistem dictator) maka anak2 akan melawan dan menolaknya, yang ahirnya mereka berdosa, dan kemungkinan mereka akan lari dari rumah.

Kemudian ALLAH memberitahukan lagi di Al Quran; Anak2 yang telah sampai umur dewasa 18 tahun, maka tanggung jawab orang tua sudah lepas. Anak2 akan bertanggung jawab sendiri kepada ALLAH atas perbuatan2nya baik atau buruk. Malaikat sudah mulai mencatat setiap perbutan baik dan buruk dari anak yang mulai dewasa itu. Di akhirat nanti, orang tua dan anak2 tidak bisa saling tolong menolong dan saling tuduh menuduh. Setiap orang mempertanggung jawabkan perbuatan2nya.

Kita sebagai umat muslim sangat bahagia sekali bahwa ternyata PBB dan negara2 non islam mengapplikasikan peraturan2 dari Tuhan dalam kehidupan bernegara, dan berbangsa bangsa.

Sebelumnya saya tidak mengetahui hal ini, setelah banyak membaca dan mempelajari Al Quran saya menemukan ayat2 ALLAH seperti diatas dan saya baca pula piagam PBB kok sama yaa. Saya heran dan kaget sekali. Apakah ini secara kebetulan saja, atau memang sudah disusun oleh ahli2 Islam yang terlibat menyusun Piagam PBB ini dulunya.

Kebanyakan umat Islam tidak tahu, dan saya sendiri tidak pernah membaca buku2 tentang hal yang sangat mengembirakan ini.
Dari pengalaman dan pengamatan saya selama ini, ternyata negara2 Barat, Amerika dan Japan yang menerapkan peraturan2 Tuhan diatas yaitu; setiap orang mempunyai hak kemerdekaan memilih agamanya, menukar agama dan keyakinannya, berbicara, mengeluarkan pendapat, berbahasa, berpakaian, dan bahkan mereka bebas menikah dengan sejenis klamin (yaitu Gay dan lesbian) dll. ternyata masarakatnya hidup penuh kedamaian dalam arti tidak ada perselisihan, penindasan, pengusiran kepada golongan agama, atau sekte2 agama.

Di Amerika dimana saya tinggal, umat Islam merdeka menjalankan, melaksanakan agama. Amerika dan Japan adalah syurga bagi orang2 beragama, bagi pendawah2 untuk mendakwahi orang2 lain2nya. Semua sekte agama Kristen, Yahudi, Islam ada di Amerika, mereka berlomba lomba berbuat kebajikan untuk menarik orang2 kepada golongannya. Japan dan Amerika adalah Negara syurga bagi pendakwah agama masing2.Mereka merdeka berdakwah, mendirikan tempat2 ibadah dan mencetak buku2 dan majalah2 dll.

Begitu pula agama2 lainnya.
Kami sering melihat di sebuah jalan terdapat beberapa gereja, malah berdekatan sekali. Satu gereja dengan gereja lain berbeda sekte, atau pemahaman. Mereka hidup damai damai saja. Tidak ada terjadi pengusiran, pembakaran atau penindasan. Inilah yang saya rasakan hikmah dari melaksanakan peraturan2 Tuhan diatas tadi. Masarakat bebas mendirikan organisasi apa saja, baikpun mendirikan agama baru, pemahaman baru dari Kristen. Tidak ada jemaah atau organisasi lainnya yang meminta pemerintah membubarkan arganisasi atau jemaah agama yang timbul dengan alasan agama sesat, meresahkan masarakat dll.

Masarakat merdeka mendirikannya. Kalau baik dan menarik orang akan ikut, tapi kalau tidak bisa membuktikan jemaah dia baik dan bermanfaat maka orang tidak mau ikut. Terserah kepada orang2 untuk memilihnya. Bukan pemerintah yang menentukan agama,keyakinan seseorang seperti di Saudi Arabia dan komunis.

Jadi setiap agama, jemaah, organisasi social apa saja akan bisa hidup dan banyak pengikutnya mestilah jemaah dan organisasi itu dapat memberikan kebaikan2 kepada anggotanya, baik spritual maupun material.

Kalau kita tinjau dan amati negara negara islam atau penduduknya mayoritas islam seperti; Indonesia, Malaysia, Pakistan, Bangladesh, Afganistan, Iraq, Saudi Arabiya, Syeria, Jordan, Maroko, dll selalu ada pelarangan, penindasan, pembubaran dan pengusiran jemaah2, agama2 yang tidak disukai oleh golongan agama yang berkuasa. Negaranya selalu terjadi pergolakan,penzoliman.

Contoh2 dibawah ini;
Indonesia, zaman Presiden Sukarno dan Suharto, partai Islam Masyumi dibubarkan. Jemaah Ahmadiyah, Jemaah Islamiah , Arqam di suruh bubarkan dan ditekan.
Malaysia, jemaah Argam di bubarkan.
Pakistan, jemaah ahmadiyah di usir dari negerinya, mereka diterima dengan baik di Inggeris dan Amerika.
Afganistan, sewaktu Taliban berkuasa, jemaah2 yang berbeda dengan Taliban di bubarkan dan diusir. Patung Bhuda di hancurkan. Semua wanita baik tamupun mesti menetup rambut. Wanita keluar dari rumah harus ditemani oleh saudara laki lakinya, atu muhrimnya.
Di Iraq, jemaah Syiah di tindas, sedangkan jumlah penduduknya lebih besar dari Sunni.Sekarang terbalik Golongan syiah yang memerintah, golongan Sunni wahhabi Radikal tidak suka diperintah oleh golongan sesat
Di Iran, Setiap wanita baik tamu dari luar negeri wanita harus menutup kepala.
Di Saudi Arabiya, Umat Nasrani tidak boleh mendirikan gereja gereja.
Di Syeria, Jordan, Sudan, Lebia pemimpinnya tidak dipilih oleh Rakyat, jadi presidentnya seperti diktator yang lama memerintah, puluhan tahun.
Dari contoh2 diatas jelas bagi kita bahwa kemerdekaan berbicara, mengeluarkan pendapat, mendirikan jemaah atau organisasi dan beragama belum lagi merdeka.

Inilah salah satu sebab dari keterbelakangan negara2 Islam dalam segala aspek penghidupan. Sedangkan negara negara non Islam yang mengapplikasikan peraturan2 Tuhan seperti ditasa tadi, negara2nya maju, tertip, terhormat, displin. Rakyatnya hidup lebih harmonis, tolerensi, bahagia dan lebih aman. Walaupun ada perbuatan2 amoral. Namun perbutan2 yang baik lebih banyak dari perbuatan2 amoral. Oleh karena itulah setiap perbutan2 baik lebih banyak dari pada perbuatan2 amoral maka negeri itu lebih baik, maju dan sejahtera.Suatu kenyataan yang tidak bisa dimungkiri. Bukankah demikian?

Apakah tidak ada batas berbicara dan mengeluarkan pendapat?

ALLAH memberi peringatan kepada umat Islam sebagaimana dibawah ini;
"Hai orang-orang beriman! Janganlah kamu berbicara menghina, menyalahkan, menjelekan mukmin lain,( jemaah lain, ulama2. Islamic scholar) boleh jadi mukmin yang dihina,disalahkan, dikhafirkan, itu lebih baik dan benar (di sisi Allah) dari pada mukmin yang menghina atau yang menyalahkan."QS.49;11

ALLAH swt hanya memberi peringatan kepada Rasulullah saw jangan berbicara yang dapat menyakiti hati orang lain. Tapi ALLAH tidak menyuruh Rasulullah untuk menghukum orang yang berbicara yang buruk itu. Itu tanggung jawab dia didepan ALLAH nantik. ALLAHlah yang berhak menghukumnya, bukan Rasulullah saw, ulama ,orang tua atau pemerintah.
Kalau seseorang menfitnah orang lain, maka ia harus dapat membuktikan ucapannya, kalau tidak ia akan di adukan kepada pengadilan oleh orang yang difitnah. Karena fitnah adalah dosa besar. Inilah batas2 berbicara dan mengeluarkan pendapat.

Kesimpulan; Sebagaimana ALLAH peringatkan manusia dalam Al Quran, siapa siapa yang mengikuti perintah2Nya ALLAH akan berikan hadiyah hidup yang bahagia, sejahtera, tentram, aman dan harmonis. Rahmat dan karunia ALLAH akan mengalir kepada masarakat.

Jadi negara2 Islam pada umumnya, Indonesia khususnya kalau ingin menjadi negara yang maju, aman yang dihormati, maka hendaklah baik pemerintah maupun umat Islam khususnya MUI menjalankan peraturan2 ALLAH seperti diatas, yaitu bebas beragama, menukar agama, berbicara mengeluarkan pendapat dan mendirikan jemaah islam lainnya.

Tidak ada lagi penindasan, pembubaran agama, partai, jemaah2 islam yang bermacam2 keyakinan. Insya Allah, ALLAH menjajikan, dan janji ALLAH selalu benar, akan memberikan Indonesia yang berjaya dan berakah.

Tapi sebaliknya kalau pemerintah atau agama yang berkuasa masih melakukan penindasan2, pelarangan2 kepada jemaah2 islam, agama lain yang berbeda pendapat dengan pemerintah atau agama yang berkuasa(MUI), maka niscaya ALLAH tidak akan memberikan karunia dan rahmatNya kepada masarakat sebagaimana terjadi sekarang ini. Hidup makin susah, gelisah, ketakutan, lapangan kerja untuk pemuda2nya makin sempit. Akhirnya akan timbul keresahan masarakat, pencurian, perampokan, perkosaan dll. Nauzubillah!.

Pertanyaan yang sering di ajukan kepada saya,”Dengan dasar apakah MUI atau ulama2 di Saudi Arabia,Pakistan,Malaysia dll itu melarang, menzolimi golongan2 Syiah, Ahmadiah, Sufi dll?

Ulama2 yang berkuasa itu melarang golongan2 islam lain2nya berdasarkan kepada sebuah Hadits yang berbunyi sebagai berikut ini; " Barang siapa yang melihat kemungkaran hendaklah ia mencegahnya dengan tangannya,bila tak sanggup dengan lidahnya, bila tak sanggupbaru dengan hatinya, dan dengan hati itu adalah selemah-lemah iman "HR Mulim.

Kalau kita perbandingkan hadist ini dengan ayat2 ALLAH diatas ternyata kotradisi,berlawanan. Kalau sebuah hadits berlawanan dengan peraturan2 ALLAH maka Hadits itu adalah palsu, ciptaan ulama2 yang berkuasa untuk mempertahakan kekuasaannya. Sebab peraturan2 ALLAH itu sudah jelas, terperinci, dan sempurna.

Dengan hadist palsu inilah ulama2 yang berkuasa(MUI) di Indonesia dan pemerintah di Saudi Arabia merujuk untuk melarang dan mengharmkan golongan2 islam Syiah,Ahmadiah, Sufi dll. Dengan hadits itulah golongan2 islam Radikal melakukan kekerasan, pembakaran, perusakan2 restauran waktu bulan puasa, menghancurkab tempat2 perjudian dan disko2 dsb. Golongan2 islam Radikal ini menegakan kebenaran dengan kebathilan dalam rangka menegakan DIIN ALLAH atau Nahi-mungkar.

Jadi ulama2 yang tidak merujuk kepada Al Quran atau peraturan ALLAH mereka jatuh syirik. Peraturan2 yang menyimpang dari DIIN ALLAH berakibat kehidupan masarakat menjadi tidak aman, pembrontakan, dan penzoliman dari penguasa kepada glongan minoritas.

Setiap muslim yang taat kepada DIIN ALLAH haruslah memberitahukan kepada ulama2 yang berkuasa bahwa melarang golongan2 islam yang minoritas adalah bertentangan dengan peraturan2 ALLAH, dan hadits yang adiambil rujukan itu adalh sebuah hadits yang palsu yang harus dibuang.

Sebab hadist inilah yang men-justify atau membenarkan bertindak kekerasan atau penzoliman terhadap golongan yang berbeda pemahaman keislamannya.

Marilah saya ajak anda untuk berdoa kepada Allah Yang Maha Berkuasa dan Maha Pengampun.
Yaa ALLAH lapangkanlah hati setiap kami yaa ALLAH, mudahkanlah setiap usaha2 kami, dan bukakanlah buhul2 lidah kami yaa Allah agar setiap kata yang keluar bermanfaat dan menyenangkan para pendengarnya. Yaa Allah ampunilah dosa dosa kami selama ini atas ketidak tahuan kami,kelemahan kami dan kelalaian kami, kepada siapalagi kami bermohon ampun kalau bukan kepada Engkau yaa ALLAH. Berilah pemimpin2 kami, ulama2 kami hidayah dan cahayaMu yaa Allah agar mereka dapat memimpin rakyat nya sesuai dengan peraturan2 Mu yaa ALLAH. Jauhilah mereka dari tipu daya setan yang terkutuk dalam menginterpretasikan ayat2Mu yaa ALLAH. Yaa Allah bimbinglah ucapan dan perbutan kami yaa ALLAH menjadi perbutan2 yang bermanfaat dan produktif bagi masarakat. Engkaulah Maha Tahu dan Maha berkuasa,amin.

Demikianlah, semoga ada manfaatnya, kalau ada kebenaran itu datang dari Allah, dan kalau ada kesalahan itu datang dari kelemahan kami,mohon dimaafkan dan diperbaiki. Terimakasih.

Kalau ada komentar dari anda sangat saya hargai sekali walaupun berbeda pendapat. Bukankah kita semua mencari kebenaran dari ALLAH? Bukankah kebenaran itu hanya milik Allah?

Wassalamu’alaikum wrwb.
Menuju masarakat yang bermanfaat didunia berarti di akhirat. Berzikir, pikir dan ikhtiar
Keep your hands busy with works; keep your mouth busy with remembrance of Allah,
and leave inheritance as much as possible.
Note;Silakan kirim artikel ini kepada ulama2 yang terdekat dan kepada kawan2 tersayang.

No comments: